Banner

Selasa, 22 Mei 2012

Sektor kelautan&perikanan diharapkan jadi arus utama ekonomi


Senin, 21 Mei 2012 05:32 WIB | 1484 Views
Jakarta (ANTARA News) - Sektor kelautan dan perikanan di Indonesia diharapkan menjadi arus utama dalam bidang perekonomian di Tanah Air terlebih Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang terkemuka dengan eksistensi baharinya.

"Potensi sektor kelautan dan perikanan Indonesia dapat menjadi arus utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam mendukung keamanan pangan," kata Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Andha Fauzie Miraza saat memimpin perayaan Hari Kebangkitan Nasional di Paviliun Indonesia, Expo 2012 Yeosu, Korea Selatan, seperti disampaikan dalam siaran pers KKP yang diterima di Jakarta, Minggu.

Keikutsertaan pemerintah Indonesia dalam Expo 2012 Yeosu tersebut juga merupakan upaya untuk mempertahankan eksistensi Indonesia di mata dunia internasional sebagai negara bahari dan kepulauan terbesar yang memiliki banyak sekali keanekaragaman hayati laut di dalam kawasan perairannya.

Untuk itu, menurut dia, dibutuhkan sebuah strategi yang tepat dalam mempromosikan potensi laut Indonesia di samping merebut peluang pasar produk perikanan di dunia internasional.

"Keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini adalah untuk membangun sebuah hubungan dan jejaring kerja sama internasional serta semua unsur yang terkait didalamnya," katanya.

Ia juga mengatakan, ajang tersebut juga dinilai tepat sebagai sebuah sarana efektif dan efisien di dunia kelautan dan perikanan dalam mempercepat laju pertumbuhan pariwisata bahari.

Selain itu, keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini juga bertujuan untuk mengangkat isu-isu kelautan ke kancah internasional serta dalam upaya memperkuat kapasitas Indonesia sebagai suatu bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari sumber daya alam yang ada, khususnya sumber daya kelautan.

Paviliun Indonesia di kegiatan yang akan berlangsung selama tiga bulan (12 Mei - 12 Agustus) itu mengusung tema "Keindahan Indonesia: Memelihara Keragaman Tropis".

Dalam kegiatan ini, Paviliun Indonesia hingga Minggu (20/5) ini telah dikunjungi sebanyak 28 ribu orang semenjak dibuka tanggal 12 Mei 2012 atau rata-rata pengunjung adalah 3-4 ribu orang per hari.

"Indonesia sendiri menargetkan sebanyak 300 ribu orang yang akan berkunjung ke paviliun selama berlangsungnya pameran ini," katanya.

Expo 2012 Yeosu Korea Selatan merupakan pameran berskala internasional yang dapat menampung hingga 8 juta pengunjung dan diikuti lebih dari 130 negara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar