Banner

Senin, 04 April 2011

Akuntansi Sektor Publik

Dari berbagai buku Anglo Amerika, akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik.

Pemahaman sektor publik sering diartikan sebagai aturan pelengkap pemerintah yang mengakumulasi utang sektor publik dan permintaan pinjaman sektor publik untuk suatu tahun tertentu. Artikulasi ini dampak dari sudut pandang ekonomi dan politik yang selama ini mendominasi perdebatan sektor publik.

Dari sisi kebijakan publik, sektor publik dipahami sebagai tuntutan pajak, birokrasi yang berlebihan, pemerintahan yang besar dan nasionalisasi versus privatisasi. Terlihat jelas, dalam artian luas, sektor publik disebut bidang yang membicarakan metoda manajemen negara.

Sedangkan dalam arti sempit, diartikan sebagai pembahasan pajak dan kebijakan perpajakan. Dari berbagai sebutan yang muncul, sektor publik dapat diartikan dari berbagai disiplin ilmu yang umumnya berbeda satu dengan yang lain.

Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat, akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. Berbagai perkembangan terakhir, sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru, pemahaman ini telah berubah.
Akuntansi sektor publik didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: ... mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat.

Dari definisi diatas perlu diartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat - bukan individual, yang biasanya dikelola oleh organisasi-organisasi sektor publik, dan juga pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta.

Di Indonesia, akuntansi sektor publik dapat didefinisikan: ... mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta.

Akuntansi Sektor Publik mempelajari bagaimana akuntansi di sebuah organisasi Sektor Publik. Organisasi sektor publik berbeda dengan sektor privat yang berorientasi pada laba.

Organisasi sektor publik memiliki tujuan beragam sesuai dengan misi yang diemban organisasi tersebut. Bentuk organisasi sektor publik diantaranya adalah organisasi pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Yayasan dan lain-lain.

Perbedaan tujuan organisasi tersebut menyebabkan bentuk pelaporanya berbeda karena akuntabilitas yang dituntut oleh stakeholder berbeda. Tujuan pelaporan diarahkan pada tujuan pertanggungjawaban pelaksanaan tujuan organisasi tersebut.

Akuntansi Sektor Publik akan membahas karakteristik organisasi sektor publik, standar akuntansi untuk organisasi sektor publik, pelaporan akuntansinya dan akuntansi manajemen sektor publik. Akuntansi manajemen sektor publik membahas tentang anggaran, pengendalian manajemen dan penilaian kinerja.
Sejarah organisasi sektor publik sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Dalam bukunya, Vernon Kam (1989) menjelaskan bahwa praktik akuntansi sektor publik sebenarnya telah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi.

Kemunculannya lebih dipengaruhi pada interaksi yang terjadi pada masyarakat dan kekuatan sosial didalam masyarakat. Kekuatan sosial masyarakat, yang umumnya berbentuk pemerintahan-organisasi sektor publik ini, dapat diklasifikasikan dalam:
  • Semangat kapitalisasi (Capitalistic Spirit).
  • Peristiwa politik dan ekonomi (Economic and Politic Event).
  • Inovasi teknologi (Technology Inovation).

Download juga PSAP terbaru lengkap berupa slide PPT Disini dan berupa modul PDF Disini atau modul DOC Disini dan SAP Disini

PSAK Lengkap

Berikut ini merupakan daftar PSAK dalam bentuk softcopy, klik download untuk mendownloadnya.

PSAK 00 Kerangka Dasar Penyusunan Penyajian Laporan Keuangan
PSAK 01 Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
PSAK 01 Revisi Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
PSAK 02 Arus Kas
PSAK 03 Laporan Keuangan Interim
PSAK 04 Laporan keuangan Konsolidasi
PSAK 05 Segmen
PSAK 06 Akuntansi dan Pelaporan untuk Perusahaan dalam Tahap Pengembangan
PSAK 07 Pengungkapan Pihak yang Memiliki Hubungan Istimewa
PSAK 08 Peristiwa setelah Tanggal Neraca dan Kontinjensi
PSAK 08ED Peristiwa setelah Tanggal Neraca dan Kontinjensi
PSAK 09 Penyajian Aktiva Lancar dan Kewajiban Lancar
PSAK 10 Transaksi dalam Mata Uang Asing
PSAK 11 Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing
PSAK 12 Pelaporan Keuangan tentang Bagian Partisipasi dalam Pengendalian
PSAK 13 Akuntansi untuk Investasi
PSAK 14 Akuntansi untuk Persediaan
PSAK 15 Akuntansi untuk Investasi dalam Perusahaan Asosiasi
PSAK 16 Aktiva Tetap dan Lain-Lain
PSAK 16ED Aktiva Tetap dan Lain-Lain
PSAK 17 Penyusutan
PSAK 18 Akuntansi Dana Pensiun
PSAK 19 Aktiva Tidak Berwujud
PSAK 20 Biaya Riset dan Pengembangan
PSAK 21 Akuntansi Ekuitas
PSAK 22 Akuntansi Penggabungan Usaha
PSAK 23 Pendapatan
PSAK 24 Akuntansi Biaya Manfaat Pensiun
PSAK 25 Kesalahan Mendasar
PSAK 26 Biaya Pinjaman
PSAK 27 Kewajiban Diestimasi
PSAK 27 Revisi (98) Akuntansi Perkoperasian
PSAK 28 Akuntansi Asuransi Kerugian
PSAK 29 Akuntansi Minyak dan Gas Bumi
PSAK 30 Leasing
PSAK 31 Akuntansi Perbankan
PSAK 32 Akuntansi Kehutanan
PSAK 33 Akuntansi Pertambangan Umum
PSAK 34 Akuntansi Kontrak Kontruksi
PSAK 35 Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi
PSAK 37 Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol
PSAK 38 Akuntansi Restrukturisasi Entitas Sepengendali
PSAK 39 Akuntansi Kerjasama Operasi
PSAK 40 Perubahan EKuitas Anak Perusahaan-Perusahaan Asosiasi
PSAK 41 Akuntansi Waran
PSAK 42 Akuntansi Perusahaan Efek
PSAK 43 AKuntansi Anjak Piutang
PSAK 44 Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estate
PSAK 45 Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba
PSAK 46 Akuntansi Pajak Penghasilan
PSAK 47 Akuntansi Tanah
PSAK 48 Penurunan Nilai Aktiva
PSAK 49 Akuntansi Reksadana
PSAK 50 Akuntansi Investasi Efek Tertentu
PSAK 51 Akuntansi Kuasa Reorganisasi
PSAK 52 Akuntansi Mata Uang Pelaporan
PSAK 53 Akuntansi Kompensasi Berbasis Saham
PSAK 54 Akuntansi Restrukturisasi Hutang Piutang Bermasalah
PSAK 55 AKuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung
PSAK 56 Laba Per Saham
PSAK 56 Laba Per Saham Lengkap
PSAK 57 Kewajiban Diestimasi, Kewajiban, dan Akuntansi Kontruksi
PSAK 58 Operasi dalam Penghentian
PSAK 59 Akuntansi Perbankan Syariah



Download Lengkap PSAK Terbaru Disini dan Revisi Disini
Sumber : Dwi Wahyudi, SE